News Aceh Story

Hukum Berduaan dengan Wanita Pinangan Saat Meminang

[LBM.MUDIMESRA.COM]

Deskripsi Masalah :

Syari’at Islam telah menyuruh untuk menundukkan pandangan dan
mengharamkan memandang wanita yang bukan mahram, untuk menjaga kesucian
jiwa dan harga diri manusia, namun syari’at telah memberikan
pengecualian dan membolehkan untuk melihat wanita yang bukan mahramnya
pada kondisi darurat dan karena hajat (kebutuhan) yang penting, di
antaranya adalah peminang melihat calon pinangannya, karena dengan
melihat itulah yang akan menjadi tolak ukur untuk memutuskan perkara
yang rawan.

Pertanyaan:

Bagaimanakah hukum berduaan dan menyentuh wanita pinangan saat meminang ?

Jawaban:

Berduaan dengan wanita pinangan saat meminang hukumnya haram karana berduaan dengan wanita ajnabi
sangat dikhawatirkan terjadi hal-hal yang diharamkan dan dalam agama,
yang dibolehkan bagi lelaki yang meminang hanyalah melihat wajah dan dua
telapak tangan wanita pinangannya, demikian juga hukum memegang
wanita pinangan saat meminang adalah haram walau hanya telapak tangan
dan wajahnya walaupun kita meyakini tidak akan menimbulkan hal-hal yang
lebih parah, karena tidak alasan atau darurat sehingga kita boleh
memegangnya.

Referensi:

مَسُّ مَا يَنْظُرُ:
 لاَ يَجُوزُ لِلْخَاطِبِ أَنْ يَمَسَّ
وَجْهَ الْمَخْطُوبَةِ وَلاَ كَفَّيْهَا وَإِنْ أَمِنَ الشَّهْوَةَ؛ لِمَا
فِي الْمَسِّ مِنْ زِيَادَةِ الْمُبَاشَرَةِ؛ وَلِوُجُودِ الْحُرْمَةِ
وَانْعِدَامِ الضَّرُورَةِ وَالْبَلْوَى

الْخَلْوَةُ بِالْمَخْطُوبَةِ:
 لاَ يَجُوزُ خَلْوَةُ الْخَاطِبِ
بِالْمَخْطُوبَةِ لِلنَّظَرِ وَلاَ لِغَيْرِهِ لأَِنَّهَا مُحَرَّمَةٌ
وَلَمْ يَرِدِ الشَّرْعُ بِغَيْرِ النّ وَجْهَ الْمَخْطُوبَةِ َظَرِ
فَبَقِيَتْ عَلَى التَّحْرِيمِ؛ وَلأَِنَّهُ لاَ يُؤْمَنُ مِنَ الْخَلْوَةِ
الْوُقُوعُ فِي الْمَحْظُورِ فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ قَال: أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ كَانَ
ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ

Hal 201, juz 19, cet wizaratul Auqaf